Pagi dingin
Pagi embun
Dan pagi kamu...
Ku tata langkah pagi
Bersama dingin, bersama embun
Berharap sisa hujan tak menggenang
Bersahabat dengan padi, bercerita pada mentari
Namun, apa yang ku cari?
Ragamu diantara pagi
Tapi hanya bayangmu menyela padi
Inginku menyapamu,
seperti mereka, menjadi bagianmu
Lagi lagi hanya angan yang ada
Memang semua masih beku, sama seperti dingin
yang membekukan segala rasa
Rasamu untukku..
-Cangar, 23 Februari 2013-